Minggu, 21 April 2013

SIAPA AKU ?



aku ini sebenarnya bodoh? goblok? apa tolol?
apa mbahe goblok bin bodoh bin tolol banget nemen por pol eram sanget sangat pisan amat jiddan very kali ya,

Aku ini orang bodoh yang terbuai oleh jutaan keinginan, keinginan yang tidak pernah ada batas maksimalnya, keinginan yang tidak pernah ada rasa puasnya, keinginan yang meskipun terpenuhi tetapi selalu ingin lebih dan lebih.

Aku ini orang goblok yang memandang sempit keadaan, orang goblok yang berlebihan memaknai kehidupan, orang goblok yang tak tau hakikat keikhlasan, orang goblok yang tidak bersyukur atas semua kenikmatan.

Aku ini orang tolol yang tidak tau diri, orang tolol yang tidak pernah introspeksi, orang tolol yang selalu iri dengan orang lain, orang tolol yang tidak cukup dengan apa yang didapat, orang tolol yang selalu merasa hebat.

Sulit sekali aku memahami makna keinginan dan kebutuhan, aku yakin kalau yang aku inginkan tidak tercapai karena dibalik itu Allah telah member yang kita butuhkan. Aku percaya kalo aku inginkan keindahan Allah tidak mengabulkan keinginan itu, namun memberikan yang aku butuhkan untuk mencapai keindahan tersebut.  Tapi sangat dangkal otak saya untuk mencerna itu semua. aku tidak meragukan dibalik kesulitan ada kemudahan, tapi aku tidak peka dengan peluang yang ada.

Padahal jika aku bisa selalu bersyukur maka semua akan indah dan penuh kenikmatan. Padahal jika aku selalu bisa merasa cukup takan ada kekecewaan. Yang aku inginkan makan dua piring, padahal satu piring aja cukup dan itu yang aku butuhkan, tapi keegoisan membelenggu hingga syukurpun terabaikan.

Aku selalu inginkan dua, padahal untuk sekarang satupun cukup. Satu saja aku tidak mampu bersyukur apalagi dua, hhaa tambah lupa yang ada. Aku yakin yang belum bisa aku capai dari jutaan mimpi, ledakan imajinasi dan angan serta keinginan yang tak terbatas bukan karena Allah tidak mengabulkannya melainkan memang aku belum layak mendapatkannya. Yang ada saja aku tidak mampu mensyukuri, kok dengan santainya berharap lebih.

Seberapa keraspun aku berusaha lari dari arus globalisasi sekarang ini itu semua sia-sia, justru yang ada aku akan terseret tanpa bisa berbuat banyak. Mungkin memang globalisasi sekarang ini justru yang aku butuhkan melihat perkembangan teknologi yang semakin maju. Bukan bagaimana cara kita lari menghindari arus ataupun mati konyol melawan arus, tapi bagaimana kita bisa mengikuti arus dan berusaha mengendalikannya.
 
Ya Allah, selama ini yang hamba lakukan hamba niatkan untuk berjuang di jalan-Mu. Namun hamba sadar semua ini masih sangat jauh dari kategori perjuangan. Jadi hamba hanya berharap sedikit dari apa yang bisa hamba lakukan ada nilai amal dan sebatas rasa syukur atas karunia-Mu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

tak kenal maka kenalanlah!

Wellcome Notice byTutorial Blogspot

Sassy Bookmarks byBlogs Daddy


Islamic widget by Tutorial Blogspot

Translatan

Translator widget by Tutorial Blogspot